Horee…Pembangunan Jalan Penghubung Desa Sepanjang 70 KM Diresmikan Bupati

    0
    11

    PANGKALAN BUN – Akhirnya pembangunan jalan penghubung desa kedesa di Kecamatan Arut Utara (Aruta), sepanjang 70 Km, bantuan 4 Perusahaan Besar Swasta (PBS) diresmikan Bupati Hj.Nurhidayah Rabu (9/8/2017) yang dipusatkan di Desa Penyombaan Kecamatan Aruta Kabupaten Kobar.

    Keempat PBS, yakni PT. Korintiga Hutani, PT. Astra, PT. BJAP dan PT. Kalimantan Mining (Tambang Emas.red), yang lokasinya berada di wilayah Kecamatn Aruta, telah membentuk konsorsium, dalam artian pembangunan jalan sepanjang 70 km, merupakan program Corporate Social Responsibility (CSR) keempat PBS.

    Pelaksanaan pembangunan jalan desa  panjangnya 70 km, tersebut di bagi secara proporsional kepada empat perusahaan sesuai dengan luas dan letak masing-masing perusahaan. Bupati Kobar, Hj. Nurhidayah mengatakan, kerjasama yang dilakukan antara pemerintah dan perusahaan melalui program konsorsium empat perusahaan, ini dilakukan untuk mempercepat pembangunan yang ada di desa, khususnya desa-desa yang ada di kecamatan Aruta.

    “Kegiatan konsorsium secara umum kita memang sudah ada kesepakatan dengan pihak perusahaan bahwa mereka akan berbagi untuk ruas pembangun jalan di Aruta,” kata Nurhidayah, saat dikonfirmasi wartawab pada kegiatan groundbreaking pembangunan jalan.

    Selain meresmikan pembangunan jalan,juga Bupati Hj. Nurhidayah didampingi Wakil Bupati Ahmadi Riansyah, juga meresmikan Lima Jembatan di Kecamatan Arut Utara yang digelar di Kantor Desa Penyombaan. Lanjut Bupati, pembangunan mega proyek jalan dan jembatan  totalnya mencapai 32 milyar sepenuhnya ditanggung oleh empat perusahaan yang beroperasi di wilayah Aruta dan akan dibangun secara bertahap.

    “Kita berharap pembangunan jalan ini bisa secepatnya rampung sehingga warga bisa merasakan manfaatnya. Maka agar pembangunan jalan tersebut berjalan dengan baik, pemkab Kobar memastikan akan terus mengawasi dan mengawal pembangunan jalan penghubung antar desa ini, hingga rampung proses pengerjaannya,” ungkap Hj. Nurhidayah.

    Seraya menambahkan,saat ini pihaknya terus berupaya agar perusahaan yang ada diwilayah kecamatan lainnya, bisa meniru seperti perusahaan yang ada di Kecamatan Aruta.” Guna menerapkan program CSR perusahaan , agar benar-benar menyentuh warga masyarakat desa-desa yang tertinggal ,kami terus melakukan  inventarisir di kecamatan lainnya.Sehingga nanti kedepannya ada pemerataan pembangunan,” kata Hj. Nurhidayah.

    (man/beritasampit.co.id)